Friday, September 30, 2011

Steve Jobs: Otak Genius di Balik Kesuksesan Apple

Rating:★★★
Category:Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author:Hermawan Aksan
"Anda ingin menghabiskan sisa hidup Anda menjual air bergula atau ingin memiliki kesempatan mengubah dunia?"

Pertanyaan di atas diajukan Steve Jobs saat "merayu" John Sculley, presiden Pepsi Cola untuk "pindah" ke Apple. Sculley akhirnya menerima tawaran tsb. Tapi siapa sangka, di kemudian hari, tepatnya Mei 1985, Sculley lah yang akan memecat Steve dari jabatannya sebagai kepala divisi Macintosh--meski pada 1997 Steve akhirnya kembali ke perusahaan yang didirikannya itu, dan terus mengembangkan Apple hingga menjadi perusahaan besar, yang kini bahkan lebih kaya dari pemerintah AS.

Kehidupan Steve Jobs memang penuh liku dan dramatis. Lahir pada tahun 1955 dari sepasang orang muda yang "belum siap" punya anak (Caroline, ibu Steve, melahirkan Steve setelah berhubungan dengan Abdulfattah Jandali, mahasiswa asal Suriah). Menarik juga membaca penyesalan ayah biologis Steve di sini: http://hitechanalogy.com/steve-jobs-biological-father-abdulfattah-jandali-regrets-doings/

Ibu Steve kemudian menawarkan Steve untuk diadopsi oleh orang lain. Paul dan Clara Jobs adalah pasangan yang sudah 10 tahun menikah dan belum dikaruniai anak, yang beruntung mengadopsi Steve. Paul lah yang mengenalkan Steve tentang dasar-dasar elektronik dan membongkar pasang berbagai benda. Masa kecil Steve dilalui dengan berbagai kenakalan, dan dia hanya sempat kuliah satu semester sebelum drop out dari Reed College. (Ngomong-ngomong, banyak ya orang sukses dan tapi DO--selain Steve, juga Bill Gates :D).

Setelah sempat bekerja sebagai teknisi di Atari dan keliling India untuk mencari pencerahan, Steve dan Stephen Woziak, teman masa kecil yang juga tetangganya, mulai merintis Apple, hingga kemudian Apple resmi menjadi perusahaan pada Januari 1977.

Selain jatuh bangun Steve Jobs mendirikan dan mengembangkan Apple, buku ini juga menuturkan sisi kehidupan pribadi Steve, dari filosofi kehidupan hingga ciri khas dan gayanya memimpin. Cukup menarik dan padat untuk mengenal satu dari 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia versi majalah Time 2008, yang 25 Agustus 2011 lalu mengumumkan pengunduran dirinya dari Apple.

7 comments:

  1. Sepertinya karena sakit. Sejak beberapa tahun lalu dia terkena tumor pankreas.

    ReplyDelete
  2. selalu menarik baca kisah hidup steve dan pandangan2nya... mmgnya dari berita yg banyak beredar, steve mengundurkan diri dari apple karena akan fokus mengobati penyakitnya, kanker pankreas...

    ReplyDelete
  3. eh, baru tau link itu lho... thanks ya...

    ReplyDelete
  4. Dikit lagi bakal terbit memoar terbaru Steve. kalo buku ini sudah beberapa tahun lalu, dan penulisannya lebih banyak merefer buku-buku lain.

    ReplyDelete