Friday, September 9, 2011

Buku di Agustus 2011

Rating:★★★
Category:Other
Bacaan selama bulan Ramadhan... ternyata nggak banyak buku yang bisa saya tamatkan.... (fotonya belum ada, belum sempat...)


1. 3 KISAH MASA KECIL SAHABAT RASULULLAH (Mgs Ahmad Ramadhani) - DAR! Mizan, 2011. ***

2. 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA (Hanum Salsabiela Rais, Rangga Almahendra) - GPU, 2011, 424 hlm. ****

Lihat review di sini: http://deeyand.multiply.com/reviews/item/137

3. BIG NATE: Anak Berkepala Runcing (Lincoln Peirce) - Ufuk, 2011. ***

Setipe Diary of Wimpy Kid, tapi lebih yang ini lebih "sopan".

4. HEBATNYA BUNDAKU (Dewi Mulyani) - DAR! Mizan, 2011. ***

Kumpulan kisah tentang ibunda para sahabat Nabi dan tokoh Islam seperti imam mahzab, dalam mendidik anak. Ada beberapa kisah yang sudah banyak diangkat, tapi sebenarnya kisah seperti ini, dibaca berulang kali pun akan selalu meninggalkan hikmah.

5. JALAN JIHAD SANG DOKTER (dr. Joserizal Jurnais, Rita Budiarti) - Qanita, 2011, 348 hlm. ****

Sejak MERC pertama kali berdiri, sudah kagum dengan aktivitas dokter satu ini. Berharap aktivitasnya direkam dalam sebuah buku. Syukurlah ada buku ini, meski pengalaman yang ditulis dalam buku ini lebih banyak pengalaman dokter Jose di Palestina. Padahal saya yakin, pengalaman beliau dan kawan-kawan MERC di Aceh, Irak, Afghanistan, dan banyak tempat lain, pasti tak kalah menarik dan membangkitkan semangat humanisme.

Oh ya, kalau sudut pandangnya orang pertama mungkin juga lebih menar...moreSejak MERC pertama kali berdiri, sudah kagum dengan aktivitas dokter satu ini. Berharap aktivitasnya direkam dalam sebuah buku. Syukurlah ada buku ini, meski pengalaman yang ditulis dalam buku ini lebih banyak pengalaman dokter Jose di Palestina. Padahal saya yakin, pengalaman beliau dan kawan-kawan MERC di Aceh, Irak, Afghanistan, dan banyak tempat lain, pasti tak kalah menarik dan membangkitkan semangat humanisme.

Oh ya, kalau sudut pandangnya orang pertama mungkin juga lebih menarik. Nggak tahu ya, untuk buku sejenis memoar, saya lebih senang sudut pandang penulisannya adalah orang pertama :).

6. KUCING BERNAMA DICKENS (Callie Smith Grant) - Serambi, 2011, 240 hlm. ***

Orang nggak suka kucing boleh saja bilang kalau kucing hewan tak berguna, cuma bisa bermanja-manja doang, nggak seperti anjing yang lebih bermanfaat. Huh, I don't care! *lho kok belum apa-apa sewot?? hahaha*. Well, buat pecinta kucing, hidup begitu sepi dan tak berwarna tanpa kucing (saaahh...). Seperti yang dikatakan oleh penyusun buku ini, mungkin anjing dapat menyelamatkan manusia, tapi kucing pun dapat menyelamatkan manusia dengan cara yang khas... ya cara seorang eh seekor kucing. Maka di dalam buku ini kita akan menemui beragam kisah persentuhan dan percintaan (idiiihhh! maksute rasa cinta) manusia terhadap kucing dan sebaliknya. Terutama kisah-kisah kucing yang menyelamatkan hidup seseorang dengan caranya yang khas. Kisah favorit saya: Hanya Butuh Mocha, Sang Pendamai, Penulis dan Kucingnya, Di Pinggir HUtan, dan TIga ekor Kucing dan Ayah Tiri (eh, kok banyak? ;p)

7. MUHAMMAD NABI CINTA (Ridwan Abqary) - DAR! Mizan, 2011. ***1/2

8. TAJ MAHAL (John Shors) - Qanita, 2011, 460 hlm. ****

Saya terpesona dengan kelihaian penulis meramu sejarah dengan roman yang begitu menguras emosi ini. Sebagian besar kita mungkin sudah tahu kalau Taj Mahal adalah persembahan cinta Shah Jahan, penguasa Hindustan, untuk istrinya, Mumtaz Mahal. Namun, mungkin tak banyak tahu bahwa di balik pembangunan Taj Mahal, ada kisah pilu tentang perebutan kekuasaan, pengkhianatan, dan kerakusan manusia.

Novelnya sendiri lebih banyak bertutur tentang Jahanara, putri Shah Jahan. Bagaimana Jahanara mendampingi sang ayah, menjadi "konsultan politik tak resmi". Menjadi sekutu sang kakak, Dara Shikoh, untuk mempertahankan kekuasaan dari adik mereka, Aurangzeb. Mengawasi (dan terlibat) dalam pembangunan Taj Mahal, dan kemudian jatuh cinta pada arsiteknya, Isa (tentang ini saya agak ragu dengan kisah perselingkuhan mereka, sebegitukah? Asli, berasa banget Hollywood-nya :p). Apalagi saya sempat baca beberapa di beberapa sumber, Jahanara tidak menikah. Begitu juga penggambaran Aurangzeb yang begitu kejam, di sumber yang saya baca, nggak sebegitunya. Tapi sejarah, apalagi dibumbui fiksi memang tergantung penceritanya. Lepas dari itu, novel ini indah, sangat indah, nancep banget dah!

9. WUTHERING HEIGHTS (Emily Bronte) - GPU, 2011. ***1/2

Cukup lama juga saya menuntaskan novel ini. Seratus halaman pertama cukup cepat saya lahap, tapi selanjutnya agak bosan, jadi sempat berpaling baca buku-buku lain dan lupa melanjutkan. Ceritanya sendiri memang lumayan kelam dan pekat. Kalau orang banyak bilang Wuthering Heights lebih bagus dibanding Jane Eyre yang ditulis kakak Emily, saya pribadi lebih suka dan menikmati Jane Eyre dibanding WH. Nggak apa toh :D. tapi soal orisinilitas, harus diakui, WH lebih orisinil dari Jane Eyre.

17 comments:

  1. Berkepala Runcing ---> kebacanya Berkepala Kucing...xixiiixii

    ReplyDelete
  2. Iya tuh yg taj mahal mba.masa iya sih ceritanya sampe begitu?

    ReplyDelete
  3. malu ama diri sendiri, banyak buku yang belum selesai dibaca :(

    ReplyDelete
  4. Banyak itu, mah mbak dee :p
    Aku penasaran sm nomor 5, dulu smpet jd relawan mer-c n ketemu beliau, dan temen2 di sana.
    Mer-c pernah nerbitin buku, kerja sama dgn zikrul hakim, yg nyusun mbak azimah, mbak dee udah baca? Cerita2 keadaan pas di konflik2 di Indo gitu, deh, tapi kayaknya kurang promosinya.
    Bukunya kang iwok jd pengen, waktu itu belinya buat anak2 aja, hehe

    ReplyDelete
  5. sejarah kan tergantung sumbernya darimana, dikombinasi sama fiksi, yaa gitu deh... :)

    ReplyDelete
  6. Iya, tapi khusus tentang aktivitas Merc pas kerusuhan maluku aja kayaknya.

    ReplyDelete
  7. Wuthering Heights .... novel-bovel klasik juga asik dibaca berulang-ulang, kemarin baru lirik-lirikan dulu di toko buku ...:)

    ReplyDelete
  8. Yup, awalnya mau dibikin beberapa buku, tapi jadinya cuma satu aja, abis itu ga tahu kabarnya lagi, deh sejak udah ga ke sana lagi.

    Mbak dee, masih ttp minta tips bisa baca begitu banyak bukuuuuu... ;)

    ReplyDelete
  9. iih genit, lirik-lirikan, hehehe. Ada novel klasik yg asyik dibaca berulang2, ada juga yg gak sih, wekekekk

    ReplyDelete
  10. lagi dikumpulin nih buku2nya, BU soale hehehe

    ReplyDelete
  11. Udah kepikiran pengen bikin tulisan ttg itu, nop, tapi blm sempet hehe

    ReplyDelete
  12. pokoknya ditunggu :D

    ditunggu obralannya juga, tapi tapi... aaaaaaah, aku takut kalap *lebay*

    ReplyDelete