Wednesday, June 29, 2011

Buku di Juni 2011

Rating:★★★★★
Category:Other
1. AKU CINTA INDONESIA: Jelajah Eksotisme Negeri (Detik.com) – B-First, 2011
Indonesia memang dangerous... dangerously beautiful. Banyak tempat yang ditulis di buku ini yang bahkan jarang/belum pernah saya dengar. Seperti Pulau Mansurbabo, Pulau Ahe, dan Sarawandori di Papua. Pulau Senoa dan Pulau Pambak di Sumatera. Taman Laut Pulai Ai di Maluku, dll. Hanya sayang, sebagian tulisan-tulisan tentang beragam tempat tersebut terlalu singkat dan "permukaan". Bisa jadi karena tulisan tersebut dimaksudkan untuk dimuat di detik.com? Tapi mestinya nggak juga yaa... *jawabsendiri*

2. FATIMAH'S GOOD FORTUNE (Joanne & Gerry Dryansky) - Matahati, 2011.

3. FLASHPACKING KELILING INDONESIA (Deedee Caniago) – GPU, 2011
Aktivitas sebagai jurnalis sebuah tabloid remaja sepertinya cukup berpengaruh pada gaya tutur penulis dalam menceritakan pengalamannya ber-flashpacking. Maka jadilah buku ini begitu gurih untuk dinikmati. Tempat-tempat yang ditulis juga fokus: pulau dan pantai. Lengkap dengan teknis perjalanan (cara, biaya, beragam tips/trik). Hanya saja, kadang penulis campur aduk antara narasi dengan keterangan yang sifatnya teknis (tips/trik). Kurang rapi aja gitu. Juga banyak istilah-istilah "kocak" yang sering diulang-ulang, jadinya malah nggak kocak/segar lagi. Anyway, buku yang reccommended buat yang pengen mengeksplor pulau-pulau dan pantai di Indonesia. Saya mupeng banget ke Derawan

4. The GIRL WHO COULD FLY (Victoria Forester) – Atria, 2011
Wooo, saya nggak mau berhenti bacanya. Seperti baca Superman versi gadis cilik, yang berteman dengan Wonder Woman, X-Men, Hulk, dan superhero lain (dalam versi anak-anak juga). Yap, ini kisah Piper McCloud, gadis yang memiliki kemampuan terbang. Sayangnya "kemampuan" Piper tersebut malah mendapat cemooh dari masyarakat sekitarnya. Hingga suatu hari datang orang-orang datang dari I.N.S.A.N.E, sebuah akademi untuk anak-anak yang memiliki berbagai "kelebihan".

Maka bertemulah Piper dengan Smitty yang memiliki mata seperti sinar X. Ahmad dan Nalen Mustafa yang dapat membuat angin badai. Violet yang bisa mengecil. Lily, gadis oriental yang memiliki kemampuan kinestetik, dapat menggerakkan sesuatu. Myrtle yang dapat bergerak secepat kilat. Dan tentu, Conrad, si jenius. Piper seakan menemukan "rumah", yang memahami kemampuan ajaibnya. Namun, benarkah I.N.S.A.N.E merupakan "rumah" yang aman untuk anak-anak hebat tersebut?

Seru. Apalagi saat mereka berjuang untuk... *sensor, biar nggak spoiler*. Di beberapa bagian ada unsur kekerasan, yang sepertinya kurang cocok untuk pembaca anak. Plus ada beberapa lubang cerita. Tokoh "J" yang kurang jelas siapa dan untuk apa? Tokoh Letitia Hellion yang penjelasan "keanehan"nya agak kontradiktif.

5. HINGGA DETAK JANTUNGKU BERHENTI (Nurul F Huda) – Zikrul Hakim, 2011
Baca buku ini makin terasa betapa tak "ma'rifah"nya saya terhadap saudara saya, (alm) Nurul. Bahwa Nurul selama ini telah melewati hidup dengan begitu banyak ujian. Sejak kecil, hingga ajal menjemput pun ujian masih menderanya. Tapi seperti yang saya pernah tulis di tulisan pendek saat mendengar Nurul wafat, Nurul adalah perempuan pilihan. Allah menguji hamba-Nya sesuai "tingkat" iman. Maka saya yakin, ujian demi ujian untuk Nurul adalah bentuk Allah mengangkat derajat hamba-Nya.

Buku ini sendiri setahu saya diniatkan menjadi trilogi, sehingga buku pertama memang lebih fokus pada kisah hidup Nurul dari kecil hingga remaja, yakni saat pada usia SD Nurul diketahui memiliki kelainan jantung dan mengalami operasi pemasangan katup jantung pada usia 15 tahun. Yang membuat air mata saya mengalir bukan hanya perjuangan Nurul, tapi juga perjuangan dan keikhlasan abah dan ummi Nurul mengupayakan kesembuhan bagi Nurul.

Narasi Nurul sendiri lugas, tak banyak bermain diksi atau bergenit-genit kata/kalimat. Dan memang begitulah Nurul. Ia tipe penulis yang "to the point". Sebab menurut pengakuannya, dia tak ingin orang berkerut membaca karyanya hanya karena dia terlalu sulit mengemas kalimat. Sayang memang, memoar ini tak berlanjut. Namun, Nurul telah melanjutkan "kisah"nya sendiri, dan insya Allah, engkau bahagia di alam barzakh, Nurul.

6. KAU (Sylvia L’Namira) – Gagas Media, 2011
Saat melihat covernya sempat terpikir, kenapa ya si awan berbentuk love (atau: kenapa love-nya dari awan)? Oo, ternyata sangat berhubungan dengan karakter si tokoh utama, Viola Sembiring. Good, desain covernya cantik dan paaas. Ceritanya sendiri cukup menarik dengan karakter tokoh yang unik. Yang suka dan percaya dengan pertanda dari bentuk awan, plus punya jimat; topi rajut. Viola, lajang yang asyik mengejar karier sebagai jurnalis, dikejar-kejar ortu buat cepat menikah, hingga lahirlah perjodohan itu. Aduh, Siti Nurbaya. Tapi penulis cukup lincah mengemas "kisah perjodohan" tersebut menjadi kisah cinta yang manis.

Soal Igo yang tiba-tiba menghilang? Well, saya juga bingung. Ada apa ini, ada apa? Ke mana dirimu pergi, wahai cowok cool dan ganteng? ;). Saya pikir editor bukunya yang tidak teliti. Penulisnya? Saya percaya, penulis tidak menulis cerita dengan "lubang" seperti ini… *ngedip ke penulis* ;)

7. KLUB KOKTAIL (Madelaine Wickam) – GPU, 2011.
Selalu suka dengan cerita tentang persahabatan. Dan suka dengan novel Sophie Kinsella yang ini. Persahabatan tiga orang perempuan. Maggie yang akan menjadi ibu, Candice lajang yang baik hati dan lugu, dan Roxanne, yang memiliki kekasih gelap. Persahabatan mereka terancam bubar karena kemunculan orang dari masa lalu Candice.

Sempat terharu dengan bab menjelang ending. Mungkin karena lagi agak melow dengan persahabatan. Sophie/Madeleine seperti biasa sangat lancar mengemas cerita. Tapi saya nggak suka sama karakter Roxanne. Huhu, enak banget sih, selingkuh terus dapat warisan (buat saya aja warisanya :p).

8. PEREMPUAN MERAH PUTIH (Nungky Irma Nurmala P.) - GPU, 2011
Saat saya masih bermimpi "sekadar" menginjak puncak gunung Gede (ih kesian deh!), penulis sudah sampai di puncak tertinggi Eropa. jadi, angkat topi banget buat. Apalagi usia penulis sudah tak muda lagi. Haibat!

Pengalaman penulis mencapai puncak Elbrus dituturkan dengan simpel di buku ini. Diselingi puisi-puisi yang juga ditulis sendiri oleh penulis. Tak sampai 1 jam saya mengunyahnya. Terlalu sederhana memang. Andai bisa diolah lebih dalam, lebih cantik, pasti buku ini akan punya nilai lebih.

9. PESONA YUNANI: SANTORINI & ATHENA (Valentino Luis) – GPU, 2011
Santorini, duuh... dengarnya saja sudah kebayang rumah-rumah putih dengan background laut biru, plus romantis. Foto-foto indah Santorini bertebaran di buku ini. Cantiiiik. Penulis menjelajah desa demi desa, spot demi spot cantik di Santorini, sambil menyelipkan sisi historis dari tempat tersebut. Ditambah bonus menjelajah Athena. Menarik, meski saya nggak begitu "masuk" dengan gaya tutur penulis.

10. QUEEN BABBLE #2: Ratu Ngoceh di New York City (Meg Cabot) – GPU, 2011
Di buku ke-2 ini menurut saya Lizzie tidak se-ngoceh buku pertama. Lumayan asyik lah. Meski ya you know lah... selalu ada kebetulan di sana-sini, problem yang terpecahkan dengan mudah ;). Dan iya, tokoh Luke di sini kenapa saya jadi mempersonifikasikannya sama Luke di Shopaholic ya...?

11. RP2,5 JUTA KELILING JEPANG (Claudia Kaunang) – B-First, 2011
Meski hanya tiga kota utama yang dikunjungi penulis; Tokyo, Osaka, dan Kyoto, tapi informasi (dari akomodasi, transportasi, hingga rekomendasi must-see-place) lumayan lengkap. Huaaah, bikin saya makin-makin pengen ke Jepun! -__-

12. SAAT-SAAT MENGHARUKAN DALAM KEHIDUPAN NABI DAN SAHABAT (Muhammad Mahir Al-Buhairi) – GIP, 2004

13. SALEM FALLS (Jodi Picoult) – GPU, 2007

14. WHEN MY NAUGHTY LITTLE SISTER WAS GOOD (Dorothy Edward) – GPU, 2011
Bisa juga si Badung jadi adik baik-baik. Tapi rasanya kok lebih suka baca kalau si adik badung ya... :)

15. WUTHERING HEIGHTS (Emily Bronte) - GPU, 2011

20 comments:

  1. :D
    eh maap, belum selesai bikin reviewnya...

    ReplyDelete
  2. cepat selesaikan review-nya!!! *xixixixi*

    ReplyDelete
  3. udah tuh, yang lain ntar dulu... mau rebahan sambil minum moccachino *tumpah*

    ReplyDelete
  4. kapan bikin sale lagi, mbak? :)

    ReplyDelete
  5. Mbak Dee, no 5nya nggantung, terusin dong :)

    ReplyDelete
  6. perasaan pernah liat buku ini. cuma ga nyadar kalo madelaine wickam itu nama asli sophie kinsella
    cari lagi aaah..

    ReplyDelete
  7. Revie buka alm Mba Nurul belum kelar atau gimana tuh Mba?

    ReplyDelete
  8. @ trasyid & orinkeren: sabar, sabar, dan tunggu, itu jawaban yang dapat kuberi... hehehe

    ReplyDelete
  9. Heheh, maap mbak tadi keseling kerjaan. Udah tuh ;)

    ReplyDelete
  10. tadi belum, barusan dikelarin, mat :D

    ReplyDelete
  11. Hehehe. kalau tak salah sebelum pakai Sophie KInsella, dia pakai nama Madeleine...

    ReplyDelete
  12. Luar biasa... Aku paling baca 1 buku sebulan :( bacanya pas malam ya mbak Dee?

    ReplyDelete
  13. mbak, kok bacaannya bisa asyik-asyik gitu? Sebelum beli bukunya diintip dulu yak? :D
    nyari info dulu, maksudnya, ya?

    eh mbak, Maher Zain mau konser di Indonesia bulan Oktober ;)
    *eikh, maap OOT*

    ReplyDelete
  14. Maher Zain mau konser lagi di Indonesia? ke makassar ndak yaaa.. mupeng nih..
    *OOT juga xixixi*

    ReplyDelete
  15. mbak makasih dah ngirimin buku ini (lumayan perjalanannya yaa dari Batam-Jakarta-Makassar), alhamdulillah bisa baca karya mbak Nurul. baca buku ini, buat air mata uniq berkali2 menetes.. luar biasa perjuangan hidup beliau.. semoga surga balasannya.. Amiiin

    ReplyDelete
  16. malam, pagi, siang, sore... disempetin selalu di sela-sela kerja atau tidur (eh...) hehehe

    ReplyDelete
  17. Ada yang diintip dulu, ada yang beli aja karena menarik :).
    wah, iya ya? Tapi mbak suka dengar aja, nontonnya gak terlalu harus hehehe

    ReplyDelete
  18. Bolee, jangan lupa bayar pajak OOT, hihi

    ReplyDelete