Friday, February 27, 2009

Buku di Februari 2009

Rating:★★★
Category:Other
Sesuai abjad... selamat menikmati, kalau tidak puas harap hubungi customer service kami....

1. A Bend on the Road Pertemuan Nasib (Nicholas Spark) - Gramedia, 2003, 448 hlm. * *

Sejak terseguk-seguk baca "A Walk to Remember", jadi pengen baca lagi karya Spark yang lain. Yah, ternyata ekspektasinya agar berlebih. Yang ini biasa sahaja. Tentang seorang duren ketemu jaren (halah), tapi terselip "rahasia" yang membuat kisah cinta mereka menjadi bara. Terlalu bertele-tele, padahal cerita bisa diperas (cukup 250 halaman aja mungkin :D). Jadi agak membosankan. Tapi lumayan haru sih di ending.


2. A Light in the Attic (Shel Silverstein) - HarperCollins, 1981, 180 hlm. * * * *

Daku kutipkan aja ya 2 syairnya.

SHAKING

Geraldine now, stop shaking that cow
For heaven's sake, for your sake and the cow's sake
That's the dumbest way I've seen
To make a milk shake

(sebenarnya jadi lucu banged karena ada ilustrasi anak kecil bopong sapi sambil dikocok-kocok :D)

PRAYER OF THE SELFISH CHILD

Now I lay me down to sleep,
I pray the Lord my soul to keep
And if I die before I wake,
I pray the Lord my toys break
So none of the other kids can use 'em...
Amen.

HAHAHA!


3. Ahmadinejad on Palestine (Dina Y. Sulaeman) - Iiman, 2008, 236. * * *

Banyak wawasan yang saya dapat dari buku ini. Bisa jadi karena penulisnya pernah tinggal di Iran, sehingga sedikit banyak, cara pandangnya dalam menulis tentang Ahmadinejad cukup komprehensif dan menarik.


4. Drunken Monster (Pidi Baiq) - DAR! Mizan, 2008. * * * *

Sekalian di bawah komennya.

5. Drunken Molen (Pidi Baiq) - DAR! Mizan, 2008. * * * *

Sekalian di bawah komennya.

6. Drunken Mama (Pidi Baiq) - DAR! Mizan, 2009. * * *

Telat kali yee baca "cacatnya harian" si pidi yang baiq ini. Makanya langsung tancep gas, tiga-tiganya dikebut, hehe. Kebetulan buku terbarunya Drunken Mama baru aja terbit.

Menurut saya, dua hal yang susyeh ditulis itu: menulis cerita/tulisan yang bikin orang nangis dan yang bikin orang ketawa. Lebih susyeh lagi bikin tulisan yang bikin orang ketawa tapi di satu sisi merenung. Nah, kegilaan Pidi selain bikin saya nyengir, juga bikin saya mikir-kir. Tak sekadar "kegilaan" tanpa makna, tapi berdimensi sosial tinggi (saaah, gaya banget yak komen ogut :D).

Cuma, buku ketiga menurutku, nggak sekeren 2 buku sebelumnya, meski tetap geblek-geblek sosial (apa seh?!).


7. If You Could See Me Now (Cecilia Ahern) - * * *

Invisible friend (IF) biasanya kan "teman"nya anak kecil ya. Nah, gimana kalo orang dewasa (tanpa dia sadari) berteman dengan IF? Gimana juga kalo ternyata mereka saling jatuh cinta? Fairytale yang lumayan bikin haru di ending. Berkisah tentang Elizabeth, yang sejak kecil ditinggal "kabur" ibunya, sehingga dia harus membesarkan adiknya (karena ayahnya saking sedih ditinggal si istri jadi kurang perhatian sama anak2nya). Si adik "kecelakaan", punya anak ya (kembali) harus diurus Elizabeth. Jadilah hidup Elizabeth berputar pada rutinitas tersebut. Hingga suatu hari dia menyadari Luke, keponakannya, punya IF, bernama Ivan. Siapa sangka Ivan bisa "terlihat" juga oleh Elizabeth. Dan mereka saling jatuh cinta. Namun "perbedaan" membuat --baik Elizabeth dan terutama Ivan -- harus menyadari konsekunesi logis bila mereka ingin bersatu.

Lama-lama saya makin jatuh cinta nih sama Cecilia Ahern, yang juga anak perdana meteri Irlandia. Sebenarnya novel-novel dia nggak istimewa banget kalau dilihat dari plot, penggunaan bahasa (2 novelnya yang lain: PS I love U dan Where the Rainbow Ends). Tapi karena kesederhanaan Ahern dalam berbahasalah, serta keunikannya dalam merangkai cerita, membuat novel-novelnya asyik banget dinikmati.


8. Jilbab Traveler (Asma Nadia, dkk) - AsmaNadia PH, 2009, 328 hlm.

Cukup menarik dan aplikatif dengan tips-tipsnya, tapi di satu sisi ada tulisan yang menurut saya cenderung seperti buku panduan pariwisata yang dipadatkan. Padahal saya berharap ada banyak kisah inspiring yang mengiringi dalam perjalanan tiap jilbaber. Tapi secara umum lumayan informatif.


9. Kira-kira (Cynthia Kadohata) -Gramedia, 2009, 200 hlm. * * *

Saya pikir nggak diterjemahin, eh ternyata ada. Saya baca edisi enggerisnya lebih setahun lalu. Buku ini memenangkan penghargaan Newbery tahun 2006 (atau 2007 yak? lupi). Sebelum ini saya nggak banyak tahu tentang imigran Jepang yang tinggal di AS pada masa 40-50an. Lewat Kira-kira dan juga Weedflower (udah diterjemahkan juga), jadi tahu deh. Plot Kira-kira (glittering in english) agak mirip dengan Weedflower, meski menurut saya lebih mengharukan Kira-kira.


10. Meet Addy (Connie Porter) -Scholastic, 1993, 70 hlmn. * * * *

Huaaa, tambah pengen ngoleksi seri American Girl. Oh susyahnya nyari nih buku.
Meet Addy adalah buku pertama dari kisah Addy, gadis cilik keturunan Afrika yang hidup ada tahun 1864 (tahu kan sejarah yang terjadi pada masa tersebut di AS?). Bagus, apalagi setiap seri buku ini disertakan dengan "a peek into the past" yang berisi kisah singkat dan foto-foto asli di masa itu.

11. Read-aloud Handbook (Jim Trelease) - Hikmah, 2008. * * * *

Sepertinya buku ini "wajib" dibaca oleh orangtua dan para guru (orangtua ini bermakna luas ya). Membuka mata (lebih lebar) tentang arti penting membacakan buku pada anak.


12. Starring Tracy Beaker (Jacqueline Wilson) - Gramedia, 2009. * *

Kadang kesiaaan deh ama Tracy. Ngarep banget ketemu ibunya, sampe beliin kalung, lipstik, dll. Tapi dasar ibunya geblek, hehe. Masih nyelip kalimat-kalimat kasar sih, tapi dibanding buku-buku sebelumnya agak berkurang. Yah, it was okay aja dah.

29 comments:

  1. Postingan yang selalu kutunggu tiap bulan :)
    Bukunya Silverstein itu asli ya mbak Dee? bukan terjemahan?

    ReplyDelete
  2. Makasih buat Fathin yg udah jadi fans setia (ihhhh... huehehe).
    Iya, asli, fathin. Kalo diterjemahin susyeh deh kayaknya buku2 Silverstein, secara penggunaan bahasanya khas banget. Bisa ilang kelucuan dan maknanya kalo diterjemahin :)

    ReplyDelete
  3. Begitu ya. Hmm..
    mbak Dee beli buku berdasarkan 'insting' ya? hahaha, dan biasa beli dimana? kok bisa dapet buku impor yang keren-keren begini? hehe.
    *mengorek-ngorek secara fans setia. hehe.

    ReplyDelete
  4. kadang insting kadang sinting, fathin, hehe. kadang suka dapet info dari temen buku2 oke. nyari di mana aja yg ada :D.

    ReplyDelete
  5. sami-sami. tapi kok huehuehue? :D

    ReplyDelete
  6. wakakak...numpang ketawa..
    abis baca list bukunya, terus ngeliat headshotnya...:)) partai kucing sejahtera..=))

    ReplyDelete
  7. silakan... ga bayar kok *garink*
    pks? mo gabung gak jadi divisi danus? hehe

    ReplyDelete
  8. wakakak...numpang ketawa..
    abis baca list bukunya, terus ngeliat headshotnya...:)) partai kucing sejahtera..=))

    ReplyDelete
  9. Aku juga 'penunggu' review Uni Dee seperti ini. Abis kalo ngubek GRnya, haduuh banjir..

    ReplyDelete
  10. Asyiiik..bukuku masuk rak bukunya Dian:)
    makasih yaaa..:)

    ReplyDelete
  11. hah, GR kebanjiran? baru tau, ujan gede ya? hehe.
    sebenernya bikin list ini malah jadi bikin aku males bikin review betulan, teh. tapi, huhu, gak sempett *soksibuk*

    ReplyDelete
  12. Ada lagi buku terbaru Uni Dina? *kalimat berganda, haha*

    ReplyDelete
  13. hahaha..
    ya udah ntu proyek ttg ibunda, dijadiin atuh..

    ReplyDelete
  14. Za jd pelanggan setia neh, nunggu review dr mba dee
    hehehe, :P

    ReplyDelete
  15. o iya.. baru inget tadi belum bales pmnya, baru baca doank, hehe. besok ya, ni. skrg mo balik dulu :D

    ReplyDelete
  16. hehe, makasih za. buku2 dah sampe kan? :)

    ReplyDelete
  17. udah seminggu yg lalu, hari rabu akhir feb
    dah di PM jg kaan, ^__^
    tengkyuuuh mba dee

    ReplyDelete
  18. wah ini...peribahasa menarik berdimensi sosial hehehee
    :)
    kudu di catet:)

    ReplyDelete
  19. Aku juga nunggu mba Dee keluar dr kamar mandi. *lho,hehe. Kidding.
    Menarik aja tiap bc setumpuk review mba dee plus salut sm mba dee ;-) yg istikomah ;-)

    Huaa,mau n0.12 :-D
    *tahan2,msh puasa bli buku.

    *kenapa aq jd meracau gini d sini :-D

    ReplyDelete
  20. tumben, tak satu pun daftarmu kali ini yang sdh kubaca :D

    ReplyDelete
  21. Ampuuun mbak.kamu baca buku opo makan buku?...hebaaattt

    ReplyDelete
  22. keknya kudu nyari shel silverstein di border neeh *semoga ada*

    ReplyDelete
  23. jilbab traveler berapa bintang mba?

    ReplyDelete
  24. Subhanallah!
    kayaknya mbak dee emang tepat untuk dijuluki sebagai si gila buku.
    satu bulan banyak banget buku yang dibacanya.
    Salut.
    Mengingat ia adalah seorang pekerja yang sibuk, kedua jempol saya terangkat tinggi-tinggi untuk mbak dee.
    Mantapz, Mbak
    (jadi terinspirasi untuk membaca banyak-banyak)

    ReplyDelete
  25. yang penting mah, ada catatannya yach, ngga masalah pendek atau panjang (review "betulan"). t-o-p deh!

    ReplyDelete
  26. suka wilson kecuali seri Tracy Beaker

    ReplyDelete
  27. @ bythis: eh iya ya, hehe, lupi...

    @ mywritten: cateeeetttt... :)

    @ akunovi: kalo saya nunggu novi masuk dari pintu kantor sambil bawa es krim en cemilan :p. no 12 biasa azah nov...

    @ perca: wah masak seh? coba cek baik2 lagi mbak, hihi

    @ rempahjawa: kalo buku rasanya enak sih, pengennya dimakan, mbak'e. kalo dimakan kan cepet tuh, tapi pengennya abis dimakan otak kita mneyerap semua buku yg dimakan itu (halah, hehe)

    @ annidalucu: coba dicari, fe, mudah2an ada ya. kalo ada, mau yak! hihi. jilbab traveler, 2/12 deh, tapi digenapin deh jadi 3 :D

    @ tukangtidur: jangan2 sebenernya mbak dee itu gak kerja tapi baca buku ajah, haha!

    @ femmy: yup, benul juga, fem. meski gemes pengen nulis review panjang :D

    @ kelasajaib: iya seh, tapi aku sllau tergoda buat beli, ihik

    ReplyDelete
  28. wah... akhirnya datang juga.. . iya Mba adanya review borongan kayak gini jadi gak ada review 'betulan' nya .. heheh tapi tetep MANTAF !!

    Mba usul dong, buku mana aja yang berbahasa Indonesia dan luar

    ReplyDelete