Wednesday, September 10, 2008

The Secret for Muslim

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Religion & Spirituality
Author:Herry Nurdi
Ada dua buku yang menarik banyak perhatian orang satu-dua tahun belakangan. Yang pertama The Secret, yang ditulis Rhonda Byrne, dan yang kedua Law of Attraction karya Michael J. Losier. Keduanya telah terjual jutaan eksemplar, menjadi perbicangan, dan—disebutkan—menginspirasi banyak orang. Kedua buku itu juga telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diserap pasar buku Indonesia dengan baik, terbukti dengan jumlah cetak ulang beberapa kali.

Inti kedua buku tersebut pada dasarnya adalah tentang hukum tarik menarik dalam kehidupan, dimana bila kita berpikir yakin dan fokus bahwa kita mampu meraih sesuatu, maka sesuatu tersebut—apapun—dapat kita peroleh dan menjelma dalam kehidupan kita. Sesuatu yang—sebenarnya—telah dipaparkan Islam, 1400 tahun lalu. Sesuatu yang mestinya menjadi “rahasia” seorang Muslim. “Aku mengikuti persangkaan hamba-Ku pada-Ku, jika persangkaannya baik maka baiklah yang didapatkan, jika persangkaannya buruk maka buruklah yang didapatkan,” begitu firman Allah dalam sebuah hadits Qudsi. Ayat Al Qur’an juga melengkapi hadits Qudsi tersebut; “Mintalah kepadaku niscaya kuperkenankan bagimu.”

Buku ini tak diniatkan oleh penulisnya untuk meng-counter The Secret atau Law of Attraction. Namun menyimak isinya, kita kembali diingatkan betapa kita, umat Islam, masih belum banyak menguak (baca: menyelami) risalah Muhammad SAW. Betapa sebagai manusia, kita sering dijejali dengan sesuatu yang "baru" padahal "tidak baru". Bahkan, kita sering tertipu.

Kontemplasi dan perenungan penulis terhadap berbagai sisi kehidupan manusia dibagi dalam lima sub-bab; manusia dan dirinya, manusia dan kekuasaan, manusia dan kesadarannya, manusia, manusia…, dan manusia pada akhirnya. Setiap tulisan disajikan ringkas namun cerdas dan bernas. Dalam tulisan bertajuk “Mulut” misalnya, penulis bertutur tentang kolonialisme yang dihubungkan dengan mulut manusia. Apa hubungannya? Tentu ada. Bahwa mulut-mulut “lapar” para penjajah lah, yang di masa lalu memulai penjajahan di muka bumi. Kondisi masa kini pun tak jauh beda, bahkan mungkin lebih parah. Mulut telah mengesahkan adagium homo homini lupus.

Yang juga menarik adalah saat penulis menyenggol peran Columbus. Penjelajah kiriman Raja Ferdinand dan Ratu Isabel ini awalnya berencana menuju Asia—India dan kepulauan nusantara yang kaya rempah. Sampailah Columbus... namun di benua Amerika, yang ia sangka India sehingga menyebut penduduk aslinya dengan “Indian”. Menurut penulis, dunia “tertipu” karena lebih mengenal Columbus sebagai penemu benua Amerika dibanding "si pandir yang salah arah".

Sejak lama, pemimpin redaksi majalah Sabili ini memang telah rajin menuangkan pemikirannya, baik di majalah tempatnya bekerja, maupun dalam media lain. Pengalaman tersebut tentu mengasah ketajaman penanya, ditambah keluasan wawasan dan kekritisan dalam memandang suatu hal. Maka, buku ini pun menjadi karya yang cukup "dalam" dan menyisakan pemikiran tiap kali kita selesai membaca satu tulisan. Pembaca mungkin tak puas dengan tulisan-tulisan yang cenderung singkat membahas sebuah isu, namun sebagai pemicu dan inspirasi, buat saya buku ini wuokeh! Meski saya kurang sreg dengan covernya, hehe.

======

Judul: The Secret for Muslim
Penulis: Herry Nurdi
Penerbit: Lingkar Pena Publishing House
Tebal: 266 halaman

11 comments:

  1. kalau tidak salah baca, the secret itu justru mengumbar pengetahuan yang lebih tua dibandingkan islam, kristen atau yudaisme yaitu dari codex hamurabi. Dari sanalah Bryne seolah-olah menemukan adanya hukum ketertarikan itu sudah dibahas..Jadi jauh sebelum perkembangan agama monotheisme ..

    ReplyDelete
  2. terima kasih banyak, mas, kritisiannya.
    dalam hal resensi singkat ini saya membatasi pada hubungannya dengan umat islam :).

    ReplyDelete
  3. kayaknya menarik dee .... jadi pengen baca.

    ReplyDelete
  4. kayaknya bagus mba,

    selamat milad ya semoga selalu istiqomah dan berkah usianya aminn

    ReplyDelete
  5. duh kok samma ya, fe juga males baca karena covernya mba, the secret-nya ronda juga lom dibaca. tp setelah baca resensi mba jadi pingin baca.

    must read, deh!

    ReplyDelete
  6. silakan dicari, len . ato mo pinjem? ;)

    ReplyDelete
  7. percayalah, jangan terpengaruh sama covernya, fe. buat mba sih, buku ini layak baca banget.

    ReplyDelete
  8. makasih banyak, dewi, kembali kasih doanya, moga dibalas lebih baik ma Allah.

    ReplyDelete
  9. boleh kalo dipinjemin .... hehehehe

    ReplyDelete
  10. silakan, len, sembari maen ke rumah ;)

    ReplyDelete