Tuesday, July 11, 2006

Anastasia Krupnik 3: Petaka di Dua Pesta

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Teens
Author:Lois Lowry
Libur sekolah yang masih panjang. Uang saku yang pas-pasan (bahkan kurang). Bosan melanda. Apa yang harus Anastasia lakukan? Gadis unik dan cerdik anak Pak Krupnik ini punya ide menarik untuk menambah uang sakunya: menjadi pendamping. Pendamping? Iya, maunya sih Anastasia menjadi pendamping wanita kaya berusia lanjut. Di mana tugasnya hanya membacakan buku, menyediakan teh, menemani berjalan-jalan….


Saat seorang wanita tua kaya raya bernama Ferris Bellingham merespon iklan yang Anastasia sebarkan, ia berharap impiannya menjadi gadis pendamping menjadi kenyataan. Tapi, siapa mengira Anastasia harus mengenakan celemek dan membersihkan “jutaan” sendok dan garpu. Tak hanya itu, ia juga membuat sebuah sendok seharga 35 dolar rusak tak berbentuk. Dengan honor 2 ½ dolar per- jam, bukannya mendapat uang, Anastasia malah punya utang pada nyonya kaya itu. Ia juga harus menjadi pelayan pada perayaan ulang tahun cucu sang nyonya. OMG! Bagaimana kalau gadis seusia Anastasia itu akan menjadi temannya di kelas tujuh nanti?


Anastasia pun menyamar menjadi wanita dewasa agar Daphne tidak mengenalinya. Siapa sangka, Daphne Bellingham, cucu sang nyonya tahu samaran Anastasia. Anak pendeta yang rebel ini malah sangat sebal dengan neneknya. Ia pun merencanakan sebuah aksi untuk sang nenek dan minta Anastasia membantunya. Aksi yang akan dilakukan pada pesta amal yang diselenggarakan sang nenek. Tapi, dari sang ayah, Anastasia disadarkan bahwa pesta itu bukan sekadar pesta. Apa yang harus ia lakukan?


------


Buku ketiga serial Anastasia Krupnik ini tetap bikin saya segar membacanya. Meski nggak selucu buku kedua, tapi seri ketiga lebih banyak menyodorkan persoalan sosial. Meski kisahnya untuk anak-anak pra remaja, buku ini tetap asyik dinikmati oleh orang dewasa. Bahkan ada unsur pengasuhan anak, seperti misalnya saat Anastasia curhat pada ortunya dan ia meminta ayah dan ibunya tak menertawakannya. Sang ibu berkata, “Sejak dulu kami tak pernah menertawakanmu.” Ada kalanya orangtua tertawa saat anak mengungkapkan keinginan atau pendapatnya, padahal itu dapat membuat anak tak percaya diri.


Keluarga dan hubungan yang demokratis (yang sering saya temui dalam keluarga-keluarga di barat—dari film seeh) juga dapat menjadi masukan buat orangtua. Ketika Anastasia mengungkapkan keinginan untuk mencari pekerjaan misalnya, ayah dan ibunya mengajak ia membahas bersama pekerjaan yang diinginkan dan cocok, hingga membuat resume. Saya perhatikan dari seri pertama hingga ketiga ini, Lois Lowry sang pengarang, selalu menyisipkan definisi istilah-istilah untuk diketahui anak-anak/remaja (biasanya terjadi dialog antara Anastasia dengan ayah atau ibunya). Contohnya istilah resume itu.


So, 8,5 deh buat buku ini. Lois Lowry oke banget. Mengutip endors di buku ini dari School Library Journal: “Lowry punya kemampuan untuk menggambarkan pengalaman dan situasi biasa dengan cara yang luar biasa.”

-------------

Judul: Anastasia Krupnik: Petaka di Dua Pesta
Pengarang: Lois Lowry
Penerbit: MLC Lumos (2006)
Halaman: 188

No comments:

Post a Comment