Wednesday, June 21, 2006

Buku untuk Yogya (Peduli Yuk!)



Kardus bekas kotak minuman air mineral dan mie instan disulap menjadi rak buku mini. Tak apalah, asal ada wadah. Buku-buku diatur dalam "rak sulapan" itu sedemikian rupa.

 

Beberapa bocah tampak asyik membaca. Sebagian bermain puzzle atau mewarnai gambar. Tenda pengungsian itu tampak ramai. Mereka mencoba menghalau duka dengan mengeja ilmu.

 

"Buku yang baru mana lagi, Kak? Hampir semua sudah kami baca..." Celoteh seorang anak membangkitkan komentar pada anak lain. "Iya, Kak, tambah lagi bukunya!"

 

Itu hanya sekilas kesibukan di Tenda Baca Semesta. Taqi, anggota FLP Malang yang terjun langsung menjadi sukarelawan di Yogya mengungkapkan antusiasme anak-anak dan remaja menyerbu tenda baca tersebut. "120-an buku yang kami bawa hanya dalam beberapa hari dilahap dengan cepat. Kami butuh bantuan untuk membangun tempat permanen," katanya.

 

------------

 

Ya,  ketika gempa melanda Yogya dan sekitarnya, seluruh komponen bangsa bergerak, bergotong royong mengumpulkan dan menyalurkan sumbangan. Namun, sama halnya dengan bencana tsunami Aceh setahun lalu, penanganan korban gempa tidak berhenti pada aksi cepat tanggap. Tidak hanya berakhir pada makanan, sandang, dan perumahan. Ada jiwa terkoyak yang mesti disembuhkan. Ada keceriaan yang hilang. Ada pendidikan yang terhambat. Mereka harus segera menikmati kembali keceriaan dan pendidikan yang mungkin sempat hilang saat bencana itu datang. Salah satunya dengan memasok jiwa-jiwa mereka dengan tebaran ilmu, hikmah, dan hiburan yang ada dalam buku.

 

Setelah Forum Lingkar Pena dengan Rumah Cahaya-nya bermaksud mendirikan Rumah CAHAYA (baCA dan HAsilkan karYA) di beberapa titik, antara lain: di kecamatan Pundong, Banguntapan, dan Jetis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

 

Tujuan kami antara lain adalah: Menuntun anak-anak dan remaja untuk memanfaatkan waktu yang dimilikinya dengan membaca dan melakukan berbagai kegiatan edukatif yang merangsang kreativitas sebagai salah satu terapi psikologis pasca-gempa. Juga akan mensupport anak-anak dan remaja korban gempa yang berminat dalam bidang tulis menulis untuk belajar menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan

 

Sementara sudah dibangun secara darurat sebuah tenda baca di daerah Jetis. Foto bisa dilihat di http://deeyand.multiply.com dan http://forumlingkarpena.multiply.com  

 

Untuk membangun Rumah-Rumah Cahaya tersebut, kami membutuhkan bantuan dalam bentuk dana dan buku-buku. dana untuk membangun Rumah-rumah Cahaya, dan buku untuk melengkapi koleksi. Satu saja buku, sepuluh ribu rupiah dana, akan membuat keceriaan anak-anak tersebut kembali menyungging. Dahaga mereka akan buku tersegari.

 

Sumbangan buku dapat dikirimkan ke alamat:

Rumah Cahaya, Jl. Keadilan Raya No. 13, Depok timur.

(buku diutamakan buku-buku cerita, hikmah, yang masih layak baca). Tulis: Buku untuk Yogya.

 

Sumbangan dana dapat dikirim ke: Rekening BCA Cabang Utan Kayu No. 580-005-4445 a/n Rahmadiyanti.

 

Terima kasih atas perhatian rekan semua.

 

Silakan memforward email ini kepada siapapun yang dapat membantu.

 

Salam.

12 comments:

  1. keren!!!! pengen ke yogya.. ketemu ma anak2 disana.. :)

    ReplyDelete
  2. alhamdullilah.. mbak dee..

    saya forward email nya.

    ReplyDelete
  3. langkah nyata yang patut ditiru, salute buat mbak dian n temans..:)
    saya pernah di yogya 2 tahun (dijalan kaliurang),terakhir september 2004 kemarin.
    ga kebayang gimana kondisinya kalo saya masih disana. Insyaallah saya forward emailnya.

    ReplyDelete
  4. salam kenal, mba
    subhanallah usahanya...

    ReplyDelete
  5. kemarin waktu ke depok LPPH nitip beberapa buku lewat JV mbak, mungkin akan disalurkan di Banguntapan, kebetulan mas Eko (personil JV) dan teman2nya sedang merencanakan kayak sekolah darurat, trus ada taman bacaan juga

    ReplyDelete
  6. Amin! semoga hati kita terketuk untuk itu mba. walau pun hanya doa yang dapat saya kirimkan semoga dapat meringankan beban kita semua.

    ReplyDelete
  7. Hiks, terharu..Insya Allah aku kirim senen ya mbak buku-bukunya !

    ReplyDelete
  8. Alhamdulillah, makasih banyak ya Mbak Ida. Makasih juga buat yang udah forward, yang mau kirim buku. Semoga Allah membalas lebih baik. Negeri ini tak henti ditimpa musibah ya. Tak lama Yogya gempa, Sulawesi diterpa banjir bandang dan longsor. Luwuk gempa (alhamdulillah terakhir kabar tak ada korban jiwa). semoga Allah menggerakkan hati dan tangan kita untuk selalu membantu saudara2 yg tertimpa musibah. Amin.

    ReplyDelete
  9. Hiks, terahru juga. Makasih banyak bantuannya, Mbak Dewi...

    ReplyDelete
  10. Mbak Dee...buku2nya blom kekirim senin..kuusahain minggu ini mbak, tp gak banyak hehehe..makasih ya udah ngasih tau e-mail Annida di milis FLP soalnya aku kirim via e-mail gagal terus taunya dah ganti ya...

    ReplyDelete
  11. Gak apa, Dewi... makasih banyak banget lho :). email annida gak ganti, yang yahoo alterbatif, soale yang ummigroup suka bermasalah :).

    ReplyDelete