Tuesday, June 14, 2005

Doa si Lajang :D

Assalamu'alaikum....


Ini tulisan yang saya buat buat buku Catatan Wanita Lajang (beli yee nanti :p). Tulisan singkat tentang Doa. Semoga menginspirasi para lajang :D. Doa ini hanya buat yang lajang, yang udah double bahkan triple gak boleh doa ini lagi ya, doanya pasti laen lagi kan, hehe.


Salam,
Dee


---------------------


DOA (1)


UNTUK ORANGTUA DAN KITA


 


            Doa. Saya yakin setiap kita pasti telah melantunkan begitu banyak doa. Juga doa untuk mendapatkan pasangan. Mungkin kita sambil mengira-ngira kapan Allah mengabulkan doa kita. Satu hal, kita harus yakin semua doa kita kita pasti terkabul (hanya waktunya saja yang sering kita tak tahu). Seperti halnya Nabi Zakaria as, yang tak putus berdoa untuk mendapatkan keturunan, meski usia beliau sudah sangat tua, rambut telah beruban, tenaga sudah semakin lemah, namun tak ada lelah beliau memohon pada Allah. Doa yang diabadikan Allah dalam Al-Qur’an, surat Al-Anbiya, ayat 89.


            Rabbi la tadzarni fardan wa anta khaitul waaritsin. “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri, dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.”


            Doa yang indah, yang dapat kita tiru untuk kita lantunkan dalam setiap kesempatan, terutama waktu-waktu yang utama dalam berdoa.


            Selain berdoa untuk diri kita sendiri, kita juga dapat berdoa dengan perantaraan orangtua kita. Maksudnya? Begini contohnya:


Ya Allah, karuniakanlah kepada ayah dan ibuku, menantu yang shaleh, yang dapat menjadi pasangan anaknya ini untuk mencari keridhaan-Mu.


Sederhana ya kelihatannya, sebab sering kali doa kita egois. Hanya untuk diri kita saja. Kita lupa bahwa orangtua kita juga ‘berhak’ mendapatkan doa kita. Bukankah pasangan kita nanti, suami kita, akan menjadi bagian dari keluarga besar kita? Memang, orangtua pasti juga mendoakan kita, tapi apa salahnya berdoa seperti ini. Jadi, mari berdoa, dan terus berdoa, terus… Semoga Allah mengabulkan. Amin.


 


--------


 


DOA (2)


SUDAHKAH MENDOAKAN ‘SI DIA’?


 


 


            Ya, sudahkah kita mendoakan ‘calon suami’ kita?


            Lho, kenal saja belum?


            Mengapa tidak?!        


Selama ini mungkin kita berdoa agar diberikan Allah jodoh, pasangan yang shaleh, yang baik, yang—mungkin—cerdas, pengertian, dan bla-bla-bla keinginan yang lain. Seseorang yang dapat menjadi partner untuk bahu membahu dalam mewujudkan—suatu hari nanti—keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah.


Tapi, sudahkah kita hari ini mendoakannya? Ya hari ini, meski kita bahkan belum tahu siapa jodoh kita kelak. Mendoakan agar siapa pun dia, di mana pun dia, tetap istiqamah dalam agama, selalu bergerak dan mencintai kebaikan, serta dijauhkan dari segala keburukan.


Ya, entah siapapun dia, doakanlah. Meski kita belum mengenalnya. Meski kita tak tahu siapa jodoh kita, tapi bukankah Allah sudah mencatat, menentukan siapa ‘Dia’ di lauhl mahfudz? Semoga Allah menjaga ‘calon’ pasangan kita. Bukankah kita ingin pasangan yang baik, yang shaleh?


Maka lantunakanlah doa buatnya….


“Ya Allah, siapapun jodohku kelak, jagalah ia agar selalu istiqamah dalam agama-Mu, Semoga ia selalu mencintai-Mu, mencintai Rasul-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan Rasul-Mu. Jagalah dia dari segala keburukan. Berikanlah kekuatan padanya untuk selalu menegakkan kalimat-Mu, menegakkan agama-Mu. Jauhkanlah ia dari kecintaan berlebihan pada dunia”.


Itu adalah doa yang saya lantunkan untuk ‘calon suami’ saya. Anda punya doa lain? Silakan…. :-)


 


 


 


 


 


 

10 comments:


  1. Banyak doa buat Dianti...biar cepeeettt dan dapat yang sholeh...amiiiin. ;)

    ReplyDelete
  2. punten ya... aku link tanpa minta ijin, semoga gak marah..

    ReplyDelete
  3. waahhh... mengharukan deh!
    saya mau coba tambah do'a-do'a deh... ^_^;

    ReplyDelete
  4. Makacih ya mbak-ku cayank doanya... ;)

    ReplyDelete
  5. Hai Titin, salam kenal... iya, sama2 doa yuk! ;)
    Buat iniaku, wah gak apa2 lagi nge-link, seneng malah udah baca ;). Salam kenal juga yaa...

    ReplyDelete
  6. mbak diyanti, aku minta ijin doanya di posting di situs myquran ya......

    salam kenal dari saya

    ReplyDelete
  7. Mbak Dee ... numpang doa yeee :)

    *****

    Allahu Rabbi , aku mohon,
    bila suatu saat aku jatuh cinta,
    jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang,
    hingga membuatku lalai akan adanya Engkau.

    Allahu Rabbi , aku minta,
    bila suatu saat aku jatuh cinta,
    penuhilah hati ini dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas,
    agar rasaku pada-Mu tetap utuh.

    Allahu Rabbi , aku harap,
    bila suatu saat aku jatuh cinta,
    pilihkan untukku seorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu,
    dan membuatku semakin mengagumi-Mu.

    Allahu Rabbi , izinkanlah,
    bila suatu saat aku jatuh cinta,
    pertemukanlah kami,
    berikan kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu.

    Allahu Rabbi , pintaku terakhir,
    bila suatu saat aku jatuh cinta,
    jangan pernah Engkau palingkan wajah-Mu dariku,
    anugerahkanlah aku cinta-Mu,
    cinta yang tak pernah pupus oleh waktu.....

    Amin

    *****

    Upsss ..... kepanjangan yaaaa doanya.
    Punten deh kalau jadi ngga aci dengan Doa (1) dan Doa (2) :D

    Penuh cinta untuk mbak Dee!

    ReplyDelete
  8. Hehe, aci-aci aja kok Mbak. Pokoknya doa teruzzzz, meski doa kita sudah dikabulkan ataupun belum. Penuh cinta juga buat Mbak Ari ;)

    ReplyDelete
  9. Kalo aku do'anya.."ya Rabb, aku tidak menyegerakan apa yang Engkau tunda dan tidak menunda apa yang Engkau segerakan. Berikan kebaikan pada sisa umur hamba, dengan kondisi apapun. Mudahkan hamba untuk beramal yg terbaik bekal perjumpaan terindah dengan-Mu. Ijinkan hamba kelak menghuni surga tertinggi-Mu. Hanya kepada Engkaulah segala pinta dan harap". Saling mendoakan yuk..!?

    ReplyDelete